IMPLEMENTASI KONSEP ARSITEKTUR KONTEKSTUAL DALAM PERANCANGAN KAWASAN WISATA ALAM DESA SELOTAPAK KECAMATAN TRAWAS MOJOKERTO

Isi Artikel Utama

Yoga Septian Alea Sembada
Tigor Wilfritz Soaduon Panjaitan
Benny Bintarjo

Abstrak

Studi ini mengeksplorasi implementasi Arsitektur Kontekstual dalam desain kawasan wisata alam di Desa Selotapak, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini dimotivasi oleh potensi alam dan budaya desa yang signifikan, yang belum dikelola secara optimal, serta kebutuhan akan pendekatan desain yang menyelaraskan pembangunan dengan karakteristik lingkungan dan sosial budaya setempat. Tujuan utama studi ini adalah untuk merumuskan konsep desain kawasan wisata yang responsif terhadap lanskap fisik, budaya lokal, dan dinamika masyarakat. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis digunakan, yang melibatkan observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan lokal, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip arsitektur kontekstual—seperti adaptasi terhadap topografi, integrasi dengan lanskap pertanian, penggunaan material lokal, dan dukungan terhadap ekonomi lokal— berkontribusi pada terciptanya lingkungan wisata yang autentik, berkelanjutan, dan berbasis tempat. Studi ini menyimpulkan bahwa Arsitektur Kontekstual tidak hanya berfungsi sebagai metode desain, tetapi juga sebagai pendekatan holistik yang mampu memperkuat identitas lokal, mendorong partisipasi masyarakat, dan mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan. Desain yang diusulkan diharapkan dapat berfungsi sebagai model referensi untuk pengembangan kawasan wisata alam di konteks pedesaan lainnya di Indonesia.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel